![]() |
| Sumber: google.com |
Gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang wilayah Niigata dan
sejumlah tempat lainnya. Badan Meteorologi Jepang memberikan peringatan agar
tetap waspada akan terjadinya tsunami. Namun, peringatan tersebut akhirnya
dicabut.
Dicabutnya peringatan tersebut, kata Kepala Sekretaris Kabinet
Yoshihide, lantaran gempa yang terjadi tidak mengakibatkan kebakaran dan
kerusakan parah. Pernyataan tersebut dilansir dari Japan Times, Rabu
(19/6/2019).
Sebelumnya, gempa magnitudo 6,7 terjadi pada Selasa
(18/6/2019) pukul 22.22 waktu setempat di lepas pantai Prefektur Yamagata.
Akibatnya, Badan Meteorologi Jepang sudah mengeluarkan peringatan tsunami untuk
wilayah pesisir Prefektur Yamagata dan Niigata dan daerah Noto di Prefektur
Ishikawa.
Badan Meteorologi sempat memperkirakan akan terjadinya
tsunami dengan tinggi 1 meter. Laporan pun mengatakan kalau tsunami dengan
tinggi 10 cm telah terjadi di pelabuhan Niigata tepat setelah tengah malam.
Sementara itu, Kota Murakami di Prefektur Niigata, yang juga ikut
terdampak gempa M 6,7, kini telah mendirikan 10 pusat evakuasi.
"Itu adalah guncangan yang tidak pernah saya rasakan
dalam hidup saya," kata seorang pejabat pria di Kota Murakami. Saat gempa
terjadi, ia tengah tidur bersama anaknya di rumah.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar