Selasa, 18 Juni 2019

Uber Ancam Keluar dari Austria Jika Berlakukan Aturan Terbaru

Sumber: google.com
Perusahaan layanan taksi daring yang berasal dari Amerika, Uber Technologies Inc., mengancam akan menarik diri dari Kawasan Austria jika peraturan hukum baru mengenai penyetaraan tarif dengan taksi konvensional diterapkan.

"Jika hal itu terjadi, maka penarikan Uber tidak bisa dikesampingkan," kata pimpinan Uber Austria, Martin Essl, kepada ORF Radio yang dikutip dari Reuters, Rabu (19/6/2019).

Dia menambahkan, "kami mungkin tidak dapat melanjutkan Uber dengan adanya perubahan hukum yang malah mundur ke belakang ini."

Peraturan hukum yang baru saja dibuat tersebut kemungkinan bisa lolos di parlemen pada awal Juli dan akan mulai diterapkan kembali pada September tahun depan.

Saat ini, peraturan yang berbeda diterapkan kepada taksi dan mobil sewaan di Austria. Uber ikut termasuk ke dalam kategori layanan penyewaan mobil, sehingga bisa menyesuaikan dengan tarif sendiri, sementara tarif taksi sudah ditentukan oleh pemerintah provinsi.

Industri taksi melakukan persaingan yang cukup keras dengan Uber, yang dituduh telah merusak model bisnis mereka. Uber bahkan sempat ditangguhkan selama dua hari pada tahun yang lalu di negara tersebut akibat gugatan dari perusahaan taksi lokal.

Layanan baru kembali diizinkan untuk beroperasi setelah Uber menjamin bahwa pemesanan akan dilakukan secara terpusat oleh sistem, bukan langsung ke pengemudi, serta mobil yang dipesan dikirim dari perusahaan dan akan kembali setelah menyelesaikan pesanan.




Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar